Selasa, 25 April 2017

Godaan Tak Terduga by Kate Hardy




Judul asli: It Started at the Wedding
Scoop ebook 248 pages
Published July 25, 2016 by Gramedia Pustaka Utama
Rating: 2,5/5

Saya ngga tau apa yang sebenarnya membuat saya tiba-tiba membaca novel genre Harlequin begini. Apa yang ngin sesuatu yang manis-manis karena saya jarang mendapatkan scene manis romantis di dorama romance Jepang. Terus apa yang jadi suka dengan yang manis-manis disini? Melihat saya memberi rating, sepertinya sudah bisa diduga ya? Manis yang overload membuat saya mules :P

Seperti judul vrsi Bahasa Inggrisnya, semua bermula dari pesta pernikahan Ashleigh. Claire Stewart, sahabat sekaligus desainer baju pengantinnya menghilangkan baju pengantin di perjalanan London-Capri. Sean, kakak Ashleigh, yang selama ini menilai Claire adalah sosok yang penuh kekacauan mulai berang. Tapi ternyata cara Claire menyelesaikan masalah hilangnya baju pengantin ini membuat Sean terkesima, terpesona dan akhirnya tergoda.

Selanjutnya bisa ditebak.


Malam peryaan pesta pernikahan yang romantis, music dansa yang menggoda, penampilan yang mempesona, Claire-Sean pun melupakan perseteruan mereka selama ini. Kencan semalam dan melupakan keesokan harinya.

Tapi ternyata oh ternyata, magnet mereka masih terus Tarik menarik sekembalinya mereka di London. Kencan makan siang, kencan makan malam, jalan-jalan ke museum, jalan-jalan ke taman bunga, dll, semakin membuat mereka dekat satu sama lain, terus tergoda satu sama lain…

Dari sini saya mulai bosan. Adegan kencan, ngobrol ngga terlalu penting, dilanjutkan cium-cium curian, hingga cium bergairah hingga gendongan ke ranjang. Begitu mulu, hingga membuat saya skip, skip dan skip mulu. Di beberapa obrolan seputar cita-cita masa lalu hingga mimpi-mimpi yang belum terwujud cukup lumayan diikuti, kisah tragis keluarga Sean dan Ashleigh memang cukup memilukan tapi tidak cukup bisa membuat saya termehek-mehek. Perubahan penampilan maupun karakter dari kedua karakter utama ini juga cukup terasa, meski yah, begitu saja. Ngga istimewa. Yang lebih menguntungkan bagi saya tterutama adalah si penulis tidak terlalu mendeskripsikan adegan hot-nya dengan gamblang. Membaca adegan syur versi Bahasa Inggris-nya saja membuat saya risi, apalagi dalam Bahasa sendiri…  

Last but not least, seem that Harlequin genre is not my thing. Full stop. Lumayan buat nambah jumlah challenge di Goodreads ngoahhahahaha….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar