Senin, 02 April 2018

Rainbird by Clarissa Goenawan


Ebook Gramedia Digital, 400 pages
Published March 26, 2018 by Gramedia Pustaka Utama
Rating 4/5

 Membaca ini berasa kayak nonton dorama beberapa seri dengan tokoh utama sebagai guru bimbel. Di beberapa hal, cukup relate dengan saya sebagai guru kursus. Dan kebetulan juga Si Ren Ishida ini adalah guru bahasa Inggrus, sama dengan saya.

Kematian kakaknya, Keiko Ishida, membuat Ren harus ke Akakawa, tempat dimana kakaknya tinggal dan bekerja. Kematian kaka tercinta ini membuat kehidupan Ren berubah. Selain dia ingin tahu iapa sebenarnya pembunuh sang kakak, dia juga ingin tahu masa lalu Keiko, yang ternyata ia tidak tahu sama sekali, meski mereka bertelpon seminggu sekali.

Ren dan Keiko dibesarkan di keluarga broken home. Keiko yang jauh lebih tua dibanding Ren lebih bayak mengasuh Ren dibanding sang ibu. Dan itulah yang membuat saras bersalah pada diri Ren besar setelah masa lalu Keiko terungkap. Dia tak ubahnya si adik manja yang tergantung pada sang kakak.

Keberadaan Ren di Akakawa bersinggungan dengan banyak orang yang berhubungan dengan Keiko semasa hidupnya. Apalagi dengan bergabungnya Ren di Yotsuba, tempat bimbel dimana sang kakak dulu bekerja. Dan juga tempat tinggal Keiko dulu dengan orang-orang di dalamnya. Termasuk beberapa guru, murid dan beberapa orang lainnya yang berhubungan dengan kematian Keiko Ishida.

Jadi siapa kira-kira pembunuh Keiko?

Kamis, 29 Maret 2018

Salt to The Sea by Ruta Sepetys


Ebook Gramedia Digital, 384 pages
Published February 5, 2018 by Elex Media Komputindo
Rating: 4/5

Sedikit susah me-review buku yang sempat idle beberapa saat, apalagi dengan 4 karakter berbeda di dalamnya. Tapi untunglah, si penulis menulis tiap bab dengan PoV berbeda cukup pendek, sehingga membuat saya sedikit bisa catch up the last scene 😊

Novel ini menggunakan 4 PoV yang berbeda; Emilia, gadis hamil dari Polandia, Florian-pelarian dari Prusia, Joana-perawat cantik dari Lituania, dan Alfred-pelaut penuh delusi yang setia jiwa dan raga pada  Hitler. Tiga karakter pertama bertemu dalam pengungsian setelah Stalin mulai mengalahkan rezim Nazi. Kebrutalan Nazi digantikan keganasan Stalin. Para sipil dari negara-negara bekas jajahan Nazi seperti keluar dari mulut singa masuk ke mulut buaya. Perjalanan dalam diam mereka membuahkan rasa curiga satu sama lain sekaligus rasa percaya tak terkatakan.

Emilia merasa menemukan ksatrianya pada diri Florian. Florian mati-matian menutup dirinya dari rombongan pengungsi ini, tapi pertahanannya tak bertahan lama. Joanna, perawat yang penuh dedikasi itu menyimpan satu rahasia besar pada dirinya. Alfred, pelaut penuh delusi ini nyaris selalu menarasikan delusinya sendiri sepanjang waktu, hingga sering kali saya skip baca di bagian dirinya 😜

Tidak seperti buku-buku tentang Holocaust, novel ini mengambil banyak sudut pandang, tidak hanya dari sudut para pengungsi tapi juga dari penganut setia Hitler, Alfred. Pandangannya yang sama dengan junjungannya ini cukup mengganggu dengan segala ras keturunannya. Belum lagi segala perasaan superior yang muncul pada dirinya. Baru menjadi kroco saja, dia sudah berpikir sejauh itu. Bagaimana jika ia nanti mendapatkan tampuk jabatan?

Selasa, 27 Maret 2018

The Eternal Zero vol. 1 by Naoki Hyakuta, Souichi Sumoto


Paperback, 208 pages
Published December 6, 2017 by M&C
Rating: 3/5

Sama dengan review ka Cyn, saya baca ini karena saya penasaran dengan versi manga nya setelah menonton versi live actionnya. Versi layar lebar nya berdurasi 2 jam, sama sekali tidak membuat saya mengantuk, padahal saya biasanya suka ngantuk kalo film berdurasi lebih dari 45 menit. Maklum, mental penonton dorama đŸ€ŁđŸ€ŁđŸ€Ł

Ceritanya tentang kakak adik, Keiko dan Kentaro, yang mencari sejarah tentang kakek kandung mereka di jaman perang dunia II. Kakek yang selama ini mereka kenal ternyata bukan kakek kandung mereka. Setelah si nenek meninggal, kenyataan bahwa si kakek bukan kakek kandung dua bersaudara ini membuat mereka penasaran akan masa lalu kakek mereka. Menurut cerita pejuang jaman itu, Kyuzo Miyabe adalah seorang pejuang yang takut mati, dengan kata lain, pengecut. Bagaimana perasaan kakak berada ini ya mendengar kenyataan tentang kakek mereka ya?

Kamis, 22 Maret 2018

Me-Teru no Kimochi by Hiroya Oku


Read scanlation only
Published Jnaury 19, 2007
Rating: 2,5 star

Terus terang, saya penasaran dengan bagaimana seorang Hiroya Oku sensei, penulis Inuyashiki yang sadis dan Gantz yang berdarah darah itu menulis manga dengan genre shoujo, ecchii pula wkwkwkwk.. Mengingat gambarnya yang begitu detil, pikiran kotor saya langsung membayangkan, macam apa nanti adegan hooh nya? Hihihihi...

Ceritanya tentang seseorang yang mengunci diri sekian lama di dalam kamar setelah ibunya meninggal. Shintarao Koizumi mengidap hikikomori selama 15 tahun. Selama itu pula, ia hanya mendekam di dalam kamar, dengan komik dan internet, dan mungkin video. Setiap hari, ayahnya, Yasujiro Koizumi, membujuknya untuk segera mengakhiri isolasi diri anak semata wayangnya itu. Namun hasilnya nihil. Shintaro malah menantang si bapak yang sudah uzur untuk menikah. Jika si ayah menikah, dia akan mengakahiri isolasi dirinya itu. Shintaro tahu, pernikahan di usia ayahnya adalah sesuatu yang tidak mungkin.

Tapi ternyata Yasujiro san punya cewek. Cwantik, sexy, dan bersedia menjadi istri Yasujiro san. Haruka pun dibawa ke rumah, diperkenalkan pada Shintaro, tapi batu tetaplah batu. Shintaro menganggap itu adalah akal-akalan bapaknya yang masih mengharap ia keluar kamar. Huuuu...😕

Haruka bersedia menikahi Yasujiro san, meski dengan alasan yang aneh: Haruka melihat Yasujiro san sangat mirip mendiang bapaknya, dari kepala botaknya, hingga bungkuk tubuhnya. Masak iya, gara-gara begitu, ia mau dinikahi? sama aja kan ya dia nikah sama bapaknya? Lha tapi ini kan genre echhii? Gak papa dong. Biar ceritanya tetap ecchii gitu wkwkwkwk...

Singkatnya, mereka menikah, bulan madu, dan ....

Sekali lagi, kisah ini memiliki genre ecchii, jadi ya ngga mungkin ngecchii antara bapak tua dengan cewek sexy dong.

Diceritakan si bapak ternyata terkena kanker, hingga ia meninggal ketika mereka tengah pergi bulan madu.

Shintaroooo... She's all YOURS!!! wakakakak... #dasarngeres...😀😀

Kamis, 15 Maret 2018

Mission of Love by Ema Toyama


Judul asli:  ă‚ăŸă—ă«××しăȘさい!
Read scanlation only
Published: October 6, 2009 by Kodansha
Rating: 2,5 stars

Beberapa teman saya sering mendapat godaan ketika melihat satu novel akan segera terbit versi layar lebarnya. Duluuuuu saya pun begitu. Hingga kemudian terlalu banyak timbunan buku dan film yang nyaris tak tersentuh. Hiks.... Akhirnya sekarang memilih yang enteng-enteng saja. Begitu tau satu manga bakal dibuat versi live action, saya sering tergoda membacanya. Tergoda di awal, terus setelah bosan ditinggalkan wkwkwkwk...

Nasib manga ini pun sepertinya tak beda. Sudah cukup di chapter 30 kayaknya :D

Saya ngga tau kenapa trend karakter yang menyimpan kartu AS seseorang dan kemudian bisa sewenang-wenang terhadap karakter lain. Saya menemukan ini di manga Momoiro Heaven, Kaichou wa maid sama dan kemudian ini.

Yukina Himuro adalah penulis novel mobile phone yang cukup populer. Sayang, novel romance yang ia tulis memiliki kekurangan, kurang sentuhan romance. Gimana coba, novel romance tapi kurang sentuhan hawt hawt gitu? Satu hari ia menemukan buku harian Shigure Kitami, presiden council, cowok cakep nan kaya, yang sudah menolak cinta hampir seluruh cewek di sekolahnya. Dibalik wajah manis Shigure, ternyata ia menyimpan kesenangan tersendiri setelah membuat seorang cewek bertekuk lutut di depannya. Dengan senjata ini, Yukina memiliki misi untuk 'memberi sentuhan' romance pada novelnya.

Caranya?

Ia menjadikan Shigure kelinci percobaan dalam misi cintanya. Misi-misinya tidak main-main: Fall in Love With Me! Ejian ya ni anak? Jatuh cinta dibikin macam ngicipin makanan enak, terus jatuh cinta. Misi-misi selanjutnya lebih sinting lagi: Embrace Me, Kiss Me, Teach Me Real Love, dst. Hampir seluruh misinya membutuhkan semacam skinship yang bikin Shigure yang expert menolak cewek dag dig dug. Apalagi Yukina yang selama ini dijuluki Snow Woman, saking dinginnya tatapan matanya. Hahahaha...

Sudah bisa ditebak dong kemana arah cerita iniselanjutnya? Dengan bumbu karakter tambahan seperti Himuno Mami, cewek centil, teman masa kecil Shigure yang menyimpan rasa cinta pada sahabatnya ini, dan juga Akira, sepupu Yukina yang juga mnyimpan perasaan pada Yukina.

Rabu, 14 Maret 2018

Fullmetal Alchemist Volume 2 Premium by Hiromu Arakawa


Paperback, Premium, 272 pages
Published by Elex Media Komputindo, January 2018
Rating: 4/5

Aaaaakkkkkkk.... Kenapa endingnya begini amat siihhh????

Di volume pertama yang lalu, saya ngga benar-benar menulis review manga satu ini, hanya nulis perasaan campur aduk yang saya rasakan selama membaca manga edisi premium ini. Tapi sekarang mau nulis sekilas saja. Takut spoiler :D

Perjalanan dua bersaudara Elrich mencari philosopher's stone membuat mereka berdua celaka. Belum lagi bertemu dengan Scar, pembunuh berdarah dingin hanya dengan sentuhan tangannya saja. Karena babak belur itulah, mereka terpaksa kembali ke kampung halaman mereka, dan bertemu dengan si nenek dan cucunya yang asoy. Meskipun mereka ini cewek, tapi mereka ini maniak mesin. Jadi tak heran jika Ed dan Al memercayakan kondisi mereka yang babak belur pada mereka.

Kelar dengan urusan perbaikan, mereka kembali disibukkan dengan urusan pencarian rumusan philosopher's stone yang konon ditulis oleh Tim Marcoh, another alchemist. Mulai dari perpustakaan di central hingga ke penjara yang konon merupakan tempat praktek pembuatan philosopher's stone.

Hmmmm.... Meskipun resep pembuatan batu bertuah ini bertentangan dengan prinsip Elrich bersaudara, tapi tetap saja mereka berkewajiban melakan sesuatu terhadap kemungkinan pembuatan batu bertuah.

Selasa, 13 Maret 2018

Love Theft by Prisca Primasari



Ebook Gramedia Digital, 408 pages
Published by Penerbit Inari, September 2017
Rating: 3/5

Sebenarnya saya cukup bahagia dengan masuknya Penerbit Haru di Gramedia Digital, jadi saya bisa baca novel-novel yang masuk kategori sweet romance tanpa harus membeli #eehhh :D. Saya pikir, novel ini termasuk kategori itu, tapi ternyata saya salah :)

Ceritanya cukup manis sebenarnya dengan bumbu aksi pencurian besar-besaran milik paman Frea, gadis bingung dengan kuliahnya dan memilih mengambil cuti dan berkumpul dengan para pencuri. Paman Frea, Vito, memiliki komplotan pencuri kelas kakap yang barang-barangnya pilihan dan tentu saja dengan harga barang fantastis. Dengan kedok Robin Hood, Vito menjalankan bisnisnya ini dengan mulus, hingga satu hari...

Request Paman Vito kali ini adalah kalung mahal milik seorang anak pejabat tajir bernama Coco (nama yang cukup aneh untuk anak pejabat, bagi saya sih). Melibatkan dua pencuri ulang, Liquor dan Night sebagai penggagas ide mencuri. Namun ternyata pencurian kali ini berbuntut panjang, hingga membuat ketiga orang dalam bisnis Paman Vito berpikir untuk pensiun saja dari bisnis ini.

Ini adalah pengalaman pertama saya membaca dari penulis ini. Saya tidak menyangka bakal seseru ini, cinta yang melibatkan pencurian. Sayang, di beberapa bagian, saya merasa plot melambat hingga saya cukup bosan. Mungkin karena saya membaca novel ini sambil membaca bacaan lainnya hingga rasanya ketika saya kembali ke bagian terakhir progress baca saya, saya merasa konflik kebingungan para pencuri ini lama sekali, hingga saya jadi gemas sendiri. Kalo mau bergerak, segera saja, mau dibunuh, ya sekalian aja, terlalu banyak mikir sih hahaha... Untuk endingnya, meski ternyata masih bersambung, saya kecewa ketika kedua pencuri ini menyerah begitu saja. Saya berharap ada kejutan luar biasa hingga mereka ngga harus mendekam di penjara. Tapi mungkin kartu AS dari keduanya masih berlanjut di buku 2 nanti. Tapi saya merasa, untuk genre romance crime begini, twist-nya kurang bikin saya tepuk tangan. Semoga di buku 2 nanti saya bisa tepuk tangan :))